Tuesday, February 5, 2013

Zat-zat Yang Terkandung di Dalam Makanan

,
Pada dasarnya, tubuh kita membutuhkan bermacam-macam zat makanan, baik berupa zat makanan makro maupun zat makanan mikro. Di dalam tubuh, zat-zat makanan berfungsi untuk memberi energi, mengatur proses tubuh, pertumbuhan, dan mengganti sel-sel yang rusak.
Zat makanan makro atau makronutrien adalah zat-zat mekanan yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah banyak. Makronutrien meliputi karbohidrat, protein, dan lemak. Sedangkan zat makanan mikro atau mikronutrien adalah zat yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Mikronutrien meliputi vitamin dan mineral.
a.    Karbohidrat
Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi manusia.
1)    Macam-macam Karbohidrat
Molekul karbohidrat terdiri atas unsur-unsur karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O) dengan rumus CH2O. Berdasarkan susunan molekulnya, karbohidrat dibedakan atas monosakarida, disakarida, dan polisakarida.
2)    Fungsi Karbohidrat
Fungsi utama karbohidrat adalah sebagai sumber energi. Adapun fungsi karbohidrat lainnya adalah memberi rasa manis pada makanan, menghemat penggunaan protein, mengatur metabolisme lema, dan membantu pengeluaran feses.
3)    Sumber Karbohidrat
Karbohidrat kebanykan tersimpan di dalam berbagai bahan makanan pokok manusia, misalnya, padi, jagung, gandum, ubi, singkong, dan sagu. Selain tersimpan di dalam bahan makanan pokok, karbohidrat juga ditemukan dalam bentuk makanan olahan, seperti mie, selai, sirup, roti, dan tepung-tepungan.
b.    Protein
Protein merupakan bagian terbesar tubuh setelah air. Diperkirakan, seperlima bagian tubuh adalah berupa protein. Protein dapat ditemukan di dalam otot, tulang, kulit, darah, enzim, hormon, dan matriks intraselular.
1)    Fungsi Protein
Fungsi utama protein untuk pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh. Fungsi protein lainnya untuk mengatur keseimbangan air, memelihara netralitas tubuh, membentuk antibodi, mengangkut zat-zat gizi (misalnya lipoprotein dan transferin), biokatalisator, dan sumber energi.
2)    Sumber Protein
Protein dapat berasal dari hewan dan tumbuhan. Protein yang berasal dari hewan disebut protein hewani, sedangkan protein yang berasal dari tumbuhan disebut protein nabati. Sumber protein hewani antara lain telur, susu, daging, ikan, dan kerang. Sumber protein nabati antara lain kacang-kacangan, terutama kacang kedelai, jagung dan sayuran.
c.    Lemak
Lemak merupakan senyawa organik yang tidak dapat larut di dalam air. Lemak hanya dapat larut dalam pelarut dalam pelarut organik, seperti etanol, eter, kloroform, dan benzena. Berdasarkan susunan kimiawi, lemak dapat dikelompokkan atas lemak sederhana, lemak majemuk, dan lemak turunan.
Lemak sederhana meliputi lemak daging hewan dan minyak. Lemak majemuk merupakan gabungan antara lemak dan senyawa bukan lemak (misalnya fosfat dan protein). Sedangkan lemak turunan atau derivat lemak merupakan senyawa yang dihasilkan dari proses hidrolisis lemak.
1)    Fungsi Lemak
Lemak merupakan penghasil energi paling besar bagi tubuh. Pembakaran 1 gram lemak mampu menghasilkan 2,5 kali lebih besar daripada pembakaran 1 gram karbohidrat atau 1 gram protein. Lemak berfungsi untuk memelihara suhu tubuh, melindungi tubuh, memberi rasa kenyang dan kelezatan, mengangkut vitamin larut lemak, sebagai sumber asam lemak esensial, dan sebagai bahan penyusun membran sel.
2)    Sumber Lemak
Lemak dapat berasal dari tumbuhan (lemak nabati) dan hewan (lemak hewani). Lemak nabati meliputi minyak kelapa, kelapa sawit, kacang tanah, kacang kedelai, jagung, dan buah avokad. Lemak hewani, antara lain daging, susu, mentega, krim, keju, dan kuning telur.
d.    Vitamin
Vitamin merupakan senyawa organik kompleks esensial yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil. Berdasarkan sifat kelarutannya, vitamin dapat dibedakan atas dua kelompok, yaitu vitamin larut dalam lemak dan vitamin larut dalam air. Vitamin terdiri atas vitamin A, B, C, D, E, dan K.
e.    Mineral
Mineral merupakan senyawa anorganik yang diperlukan dalam pemeliharaan fungsi tubuh. Mineral dapat dibedakan atas mineral mikro dan mineral makro. Mineral makro adalah mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah lebih dari 100 mg perhari. Sedangkan mineral mikro adalah mineral yang dibutuhkan kurang dari 100 mg. Tubuh megandung lebih dari 5 gram untuk setiap mineral makro dan kurang dari 5 gram untuk setiap mineral mikro. Hingga saat ini diperkirakan terdapat sebanyak 24 mineral yang dianggap esensial.
f.    Air
Air atau cairan tubuh merupakan bagian utama tubuh. Pada umunya, kendungan air dalam tubuh orang dewasa berkisar antara 50 hingga 70% berat badan. Sementara itu kandungan air pada bayi baru lahir adalah 75% berat badan.
g.    Zat Aditif
Zat aditif merupakan zat tambahan yang diberikan pada sejumlah makanan dan minuman. Zat aditif dapat berupa bahan pewarna, penyedap, pemanis, dan pengawet. Zat aditif dapat dikelompokkan atas zat aditif alami dan zat aditif buatan.

0 komentar to “Zat-zat Yang Terkandung di Dalam Makanan”

Post a Comment